Juknis Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Tahun 2021

BingkaiGuru.com - Perubahan Juknis Bos saat ini pemerintah telah menetapkan peraturan baru terkait pengelolaan dana bantuan operasional sekolah afirmasi dan bantuan operasional sekolah kinerja. Secara resmi Menti Pendidikan, Kebudayaan, Tiset, Dan Teknologi Rebublik Indonesia  Nomor 31 tahun 2021 tentang Juknis Bos Afirmasi dan Bos Kinerja.
Juknis Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Tahun 2021

Apa itu Bos Afirmasi dan Apa itu Bos Kinerja ?


BOS Afirmasi adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sedangkan BOS Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bag satuan pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA, SMK dan SDLB/SMPLB/SMALB/SLB) yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.

Tujuan Pemberian Dana Bantuan

Tujuan Pemberian dana BOS Afirmasi adalah untuk membantu peningkatan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan oleh pemerintah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Tujuan Pemberian BOS Kinerja adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, sebagai bentuk penghargaan atas kinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.

Juknis Bos Afirmasi dan Bos Kinerja Tahun 2021


1. Ketentuan ayat (4) huruf c Pasal 4 diubah, sehingga Pasal 4 berbunyi sebagai berikut:

Pasal 4
(1) Sekolah penerima Dana BOS Kinerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 terdiri atas:

a. Sekolah Penggerak;
b. Sekolah yang memiliki prestasi; dan
c. Sekolah yang memiliki mutu baik yang memerlukan sarana sanitasi.
(2) Sekolah Penggerak sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf a harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. telah ditetapkan oleh Kementerian sebagai Sekolah Penggerak; dan
b. penerima Dana BOS Reguler Tahun Anggaran 2021.
(3) Sekolah yang memiliki prestasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. memiliki paling sedikit 3 (tiga) Peserta Didik yang berprestasi dalam perlombaan di tingkat nasional dan/atau internasional dalam 2 (dua) tahun terakhir;
b. memiliki prestasi sekolah pada tingkat nasional dan/atau internasional;
c. penerima Dana BOS Reguler Tahun Anggaran 2021; dan
d. tidak termasuk sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan.
(4) Sekolah yang memiliki mutu baik yang memerlukan sarana sanitasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. memiliki rata-rata nilai rapor mutu kumulatif paling rendah 4,2 (empat koma dua) pada tahun 2018 dan tahun 2019;
b. memiliki rata-rata nilai Ujian Nasional kumulatif paling rendah 60 (enam puluh) pada tahun 2018 dan tahun 2019;
c. memiliki toilet atau jamban dalam kondisi rusak ringan;
d. penerima Dana BOS Reguler Tahun Anggaran 2021; dan
e. tidak termasuk sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan.
(5) Sekolah penerima Dana BOS Kinerja yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan ayat (4) ditetapkan oleh Menteri.

Adapun Pokok-Pokok Peraturan Permendikbud Nomor 31 Tahun 2021 terkait petunjuk teknis Bos juknis bos afirmasi dan bos kinerja ini, berisikan pembahasan tentang tujuan bantuan, kriteria penerima bantuan, besaran bantuan, komponen pembiayaan bantuan, dan tata cara pengelolaan bantuan.

Berikut penjelasan alokasi dan penggunaan bantuan sesuai juknis bos afirmasi dan bos kinerja tahun 2021. Selengkapnya berikut ini :

Besaran Alokasi Bantuan Dan Penggunaan Dana


Pasal 7
(1) Alokasi dana untuk Sekolah Penggerak yang ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Kinerja sebesar:
a. Rp70.000.000,00 (tujuh puluh juta rupiah) untuk setiap SD;
b. Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) untuk setiap SMP;
c. Rp130.000.000,00 (seratus tiga puluh juta rupiah) untuk setiap SMA; dan d. Rp120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah) untuk setiap SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB.

(2) Alokasi dana sebagaimana dimaksud pada ayat(1) digunakan untuk mendukung program Sekolah Penggerak sesuai dengan pedoman penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak yang ditetapkan oleh Kementerian.



(2) Alokasi dana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk membiayai operasional sekolah sesuai dengan komponen penggunaan Dana BOS Reguler berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai Dana BOS Reguler.


Nah, itulah sedikit ulasan terkait peraturan pemerintah yang terdapat pada juknis BOS Afirmasi dan juknis Bos Kinerja Tahun 2021. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai Perubahan juknis yang terdapat pada salinan PM No.31 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja dapat anda unduh dibawah ini.

Download Juknis BOS Kinerja dan Afirmasi 2021 pdf DISINI

Daftar Sekolah Penerima Dana BOS Kinerja dan BOS Afirmasi Tahun Anggaran 2021 Unduh DISINI

Demikian informasi yang dapat kami bagikan, semoga dapat bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel