Proses Penyaluran dan Pencairan Tunjangan Profesi Guru PNS Terbaru Tahun 2019

Proses Penyaluran Tunjangan Profesi Guru - Penyaluran TPG 2019 ini bertujuan untuk meberi penghargaan dan mengangkat martabat bagi guru PNSD dan diharapkan dapat meningkatkan kopetensi, mampu memajukan profesi guru PNSD, meningkatkan mutu pembelajar dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.


Jadi inti pemberian Tunjangan Profesi ini adalah untuk Guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.

Namun, untuk mendapatkan tunjangan TPG ada kriteria dan syarat yang harus di penuhi. Lalu apa saja syarat penerima tunjangan profesi ? lebih lengkapnya sebagai berikut :

Kriteria dan syarat Penerima Tunjangan Profesi Guru PNS 2019

a. Guru PNSD yang mengajar pada satuan pendidikan yang tercatat di Dapodik.

b. Aktif mengajar sebagai Guru mata pelajaran/Guru kelas atau aktif membimbing sebagai Guru bimbingan konseling/Guru teknologi informasi dan komunikasi pada satuan pendidikan, sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik yang dimiliki.

c. Memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik.

d. Memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian.

e. Memenuhi beban kerja Guru PNSD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

f. Memiliki nilai hasil penilaian kinerja paling rendah dengan sebutan “Baik”.

g. Mengajar di kelas sesuai rasio Guru dan siswa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

h. Guru yang diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan yang belum menerima Tunjangan Profesi Pengawas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

i. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan bagi Guru PNSD atau dinas pendidikan bagi pengawas satuan pendidikan.

Proses Penyaluran Tunjangan Profesi Guru PNSD Terbaru

Berkiut Proses dan tahapan - tahapan yang harus dilaksanakan sebelum Pelaksanaan Penyaluran Tunjangan Profesi Bagi Guru PNSD tahun 2019.

  • Guru PNSD melakukan pemutakhiran data pada dapodik melalui Ops.
  • Usahakan data Guru PNSD di Dapodik harus lengkap dan benar. Jika data pada dapodik belum lengkap dan benar, maka data di aplikasi dapodik Guru PNSD wajib diperbaiki.
Baca Juga : Validasi Dapodik Penerbitan SKTP Untuk Mendapatkan Tunjangan
  • Lakukan sinkronisasi data-data Guru PNS pada dapodik dilakukan apabila terdapat perubahan data dalam satu semester.
  • Ditjen GTK melakukan validasi data kelulusan sertifikasi dan data lainnya yang diperlukan sebagai kriteria penerima Tunjangan Profesi melalui SIM-Tun.
  • Aplikasi SIM-Tun menggunakan data pada dapodik yang telah divalidasi untuk memastikan Guru PNS-D bersangkutan telah memenuhi kriteria penerima Tunjangan Profesi.
  • Guru PNS Daerah dapat mengetahui hasil validasi sim tunjangan profesi kelulusan sertifikasi dan kesesuaian data lainnya melalui Info GTK.
  • Apabila berdasarkan hasil validasi, masih terdapat data yang tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan, maka data Guru PNSD bersangkutan pada dapodik perlu diperbaiki.
  • Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya melakukan verifikasi data untuk memastikan data pada dapodik sesuai dengan data faktual di sekolah.
  • Apabila berdasarkan hasil verifikasi data Guru PNSD bersangkutan sebagaimana dimaksud pada huruf h sudah sesuai, maka Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya mengusulkan Guru PNSD bersangkutan untuk diterbitkan SKTP ke Direktorat Jenderal melalui aplikasi SIM-Tun.
  • SKTP diterbitkan oleh Direktorat Jenderal.
  • Dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya dapat mengunduh SKTP melalui aplikasi SIM-Tun.
  • Dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya memastikan kehadiran Guru.
  • Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya menyalurkan Tunjangan Profesi kepada Guru PNSD yang telah diterbitkan SKTP ke nomor rekening Guru PNSD bersangkutan.
  • Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya melaporkan penyaluran Tunjangan Profesi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pencairan TPG Tunjangan Profesi

Besaran Pembayaran Tunjangan Profesi bagi Guru yang berstatus:

  • CPNSD, dibayarkan sebesar 80% (delapan puluh persen) dari gaji pokoknya.
  • PNSD, dibayarkan setara dengan satu kali gaji pokok.

Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya membayar TPG PNSD setelah memastikan Guru PNSD bersangkutan hadir dan telah melaksanakan tugasnya di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setelah terbit SKTP, Pemerintah Daerah wajib membayarkan setiap triwulan TPG, paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya dana Tunjangan Profesi di rekening kas umum daerah (RKUD) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

Daftar usulan penerima pencairan Tunjangan Profesi yang merupakan lampiran Surat Perintah Membayar (SPM) dibuat dengan menggunakan data dari Sistem Informasi Manajemen Pembayaran (SIM-Bar) yang disediakan oleh Direktorat Jenderal.

Itulah prosedur dan aturan yang harus dilakukan untuk melakukan penyaluran tunjangan Profesi PNS daerah tahun 2019.

Download Pedoman Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Tahun 2019.pdf Klik DISINI

Demikian iformasi yang dapat kami bagikan mengenai tahapan penyaluran pembayaran tunjangan sertifikasi TPG guru PNSD Tahun 2019. Semoaga dapat bermanfaat.