Cara Mendapatkan Tunjangan Khusus Bagi Guru PNSD Tahun 2019

Bingkaiguru.com - Tunjangan Khusus 2019 diberikan kepada Guru pegawai negeri sipil daerah yang melaksanakan tugas di Daerah Khusus. Guru PNSD yang berhak menerima tunjangan harus sesuai dengan kriteria penerima Tunjangan Khusus.

Cara Mendapatkan Tunjangan Khusus Bagi Guru PNSD Tahun 2019

Dalam hal ini, pemerintah memberikan tunjangan khusus guru (TKG) sebesar 1 kali gaji pokok yang dibayarkan kepada para guru atas pengabdiannya mengajar di daerah-daerah khusus.

Adapun Tujuan Penyaluran Tunjangan Khusus yaitu :
Pastinya untuk penghargaan kepada Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) di Daerah Khusus sebagai kompensasi atas kesulitan hidup yang dihadapi dalam melaksanakan tugas di Daerah Khusus.

Selain itu mengangkat martabat bagi Guru, meningkatkan kompetensi Guru PNSD, memajukan profesi Guru PNSD, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu di Daerah Khusus.

Daerah Khusu yang diverifikasi oleh Menteri meliputi :
Desa yang terkena bencana alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain berdasarkan data dari kementerian/lembaga yang berwenang.

Desa yang tidak ditetapkan sebagai desa sangat tertinggal oleh Kemendes PDTT namun memiliki kondisi sebagai berikut:

  • akses  transportasi sulit dijangkau dan mahal disebabkan oleh tidak tersedianya jalan raya, tergantung pada jadwal tertentu, tergantung pada cuaca.
  • hanya dapat diakses dengan jalan kaki atau perahu kecil.
  • memiliki hambatan dan tantangan alam yang besar. 
  • Desa diusulkan oleh kepala daerah kepada Menteri untuk dapat dipertimbangkan mendapat dana Tunjangan Khusus.

Penyaluran Tunjangan Khusus dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya. Penyaluran harus sesuai dengan tahapan penyaluran TKG.

Adapun kriteria penerima tunjangan khusus 2019 adalah meliputi :

A. Guru PNSD yang bertugas pada satuan pendidikan di daerah khusus yang daerahnya ditetapkan oleh menteri dan/atau surat rekomendasi dari menteri yang menangani bidang desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi dengan kriteria:

1) Jumlah penerima tunjangan khusus pada satuan pendidikan tidak melebihi kebutuhan guru ideal pada satuan pendidikan tersebut.

2) Daerah khusus merupakan desa sangat tertinggal berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan/atau surat rekomendasi dari menteri yang menangani bidang desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi.

3) Guru PNSD yang berdasarkan kepentingan nasional dan merupakan Guru Garis Depan (GGD), dapat menerima tunjangan khusus pada tahun berjalan terhitung sejak bertugas di lokasi penempatan pada tahun berkenaan dan sampai dengan akhir tahun pada tahun berikutnya, dan/atau sesuai dengan ketersediaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Selanjutnya, GGD tersebut tetap menerima tunjangan khusus pada tahun ketiga dan seterusnya apabila yang bersangkutan bertugas pada daerah khusus.


C. Memiliki Surat Keputusan (SK) penugasan mengajar di satuan pendidikan pada daerah khusus yang dikeluarkan oleh kepala dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya.

Cara Mendapatkan Tunjangan Khusus Bagi Guru PNSD Tahun 2019

Adapun tahapan - tahapan Penyaluran Tunjangan Khusus Guru dapat Anda simak dibawah ini :

Cara Penarikan Data
a. Data yang digunakan merupakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang bersumber dari sekolah.

b. Dapodik dijamin  kebenarannya oleh kepala satuan pendidikan berdasarkan surat pertanggungjawaban mutlak.

c. Direktorat  Jenderal melakukan penarikan data dari Dapodik pada bulan Maret untuk pembayaran Tunjangan Khusus semester I dan bulan September untuk pembayaran Tunjangan Khusus semester II  pada tahun berkenaan.

Verifikasi kelayakan calon penerima Tunjangan Khusus Direktorat Jenderal melakukan verifikasi kelayakan calon penerima Tunjangan TKG sesuai dengan kriteria penerima tunjangan khusus.

Cara Pengusulan Calon Penerima TKG 
Pengusulan calon penerima Tunjangan Khusus dilakukan melalui mekanisme sebagai berikut:

a.  Dinas pendidikan  sesuai dengan kewenangannya mengusulkan calon penerima Tunjangan Khusus secara daring (online) melalui Sistem Informasi Manajemen Aneka Tunjangan (SIM-Antun) berdasarkan hasil verifikasi, mulai bulan  Maret  untuk  pembayaran Tunjangan Khusus semester I dan bulan September untuk pembayaran Tunjangan Khusus semester II setiap tahun berkenaan.

b.  Dinas  pendidikan  yang menolak pemberian Tunjangan Khusus wajib menyampaikan penolakannya dengan surat tertulis  yang ditandatangani oleh gubernur/bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya kepada Menteri u.p Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan paling lambat diterima 30 April pada tahun berkenaan.


Penerbitan Surat Keputusan Penerima Tunjangan Khusus (SKTK)


a. SK Tunjangan Khusus diterbitkan sebanyak 2 (dua) tahap dalam satu tahun dengan ketentuan sebagai berikut.

  • SKTK  tahap 1 (satu) terbit dimulai pada bulan Maret  pada tahun berkenaan, berlaku untuk pembayaran Tunjangan  Khusus  semester I pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni (6 bulan) tahun berkenaan. 
  • Sedangkan SKTK tahap 2 (dua) terbit dimulai pada bulan September  pada tahun berkenaan, berlaku untuk pembayaran Tunjangan Khusus semester II pada bulan Juli sampai dengan bulan Desember (6 bulan) tahun berkenaan. 

b. SKTK yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal dapat diunduh oleh dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya melalui aplikasi SIM-Antun.

Download Juknis Tunjangan Khusus 2019.pdf Klik DISINI


Demikianlah proses dan prosedur dalam Mendapatkan Tunjangan Khusus Guru PNSD terbaru. Semoga informasi pada postingan kali ini dapat bermanfaat.